MEMILIH PEMIMPIN YANG MEMILIKI HAK DAN RIDHO TUHAN

GambarPengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) sebentar lagi ditetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU untuk para calon anggota legislatif baik di tingkat pusat ataupun daerah pada Pemilu 2014 mendatang. Masukan dan pandangan masyarakat terhadap para Caleg ditunggu oleh KPU, sehingga tersaringlah Caleg yang benar-benar memenuhi persyaratan menurut perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Bangsa Indonesia sebentar lagi akan melakukan pesta demokrasi, dimana seluruh elemen masyarakat akan menentukan pilihannya dalam memilih seorang Presiden. Dengan diadakannya Pemilihan Umum 2014, diharapkan akan didapatkan tokoh-tokoh yang jauh lebih baik dan mempunyai integritas tinggi dibandingkan dengan pemilihan sebelumnya.
Menjelang Pemilu 2014 sudah ada beberapa nama calon yang digulirkan akan menjadi bakal calon Presiden. Banyak calon yang ingin menjadi seorang pemimpin negara, akan tetapi tidak semua mampu mengukur kemampuan dirinya sendiri apakah mereka memang layak mencalonkan dirinya menjadi seorang presiden ataukah tidak? Menjadi seorang presiden bukanlah hal yang mudah, begitu banyak sekali permasalahan publik di Indonesia yang harus diselesaikan. Demikian pula dengan para calon wakil rakyat yang akan duduk di kursi legislatif, merekapun merupakan tokoh-tokoh yang juga pemimpin di bidangnya yang harus mampu memberikan warna pada negeri ini agar menjadi negara yang kuat dan dapat mensejahterakan rakyatnya.
Mereka adalah calon-calon pemimpin yang akan kita pilih pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Eksekutif mendatang, dengan harapan bahwa mereka memiliki jiwa kepemimpinan yang mumpuni dan memiliki integritas, keberanian, dan tidak memiliki motif mengejar kepentingan pribadi, bebas terhadap bentuk korupsi serta bebas dari dinasti politik. Hal tersebut tidaklah mudah untuk ditemukan, karena saat ini Indonesia dilanda badai kepentingan akibat cara mememukan dan memilih pemimpin tersebut tidak ada kejujuran, baik para pemilih maupun orang-orang yang dipilihnya. Mereka mengejar keuntungan semata, tanpa peduli dengan nasib rakyat secara jangka panjang. Secara sosial masyarakat sudah diajarkan memilih pemimpin secara transaksional, akibatnya yang memiliki modal besar akan menjadi pilihan mereka. Hal ini sudah masiv terjadi di seluruh Indonesia, tidak peduli dengan latar belakang maupun kemampuan serta integritas moral yang dimiliki calon pemimpin tersebut. Namun kita tetap berharap bahwa masyarakat pemilih bisa lebih pintar dalam menentukan pemimpinnya. Karena itu, para calon pemimpin harus melakukan kerja keras dan memperkenalkan diri kepada masyarakat dengan cara-cara yang wajar dan mengedepankan kejujuran agar masyarakat lebih mengenal dan mereka menjadi terdidik untuk tidak lagi melakukan politik transaksional.
Apakah cukup dengan penilaian dari masyarakat saja? Apakah cukup dengan lolosnya persyaratan yang ditentukan undang-undang? Tentunya, para calon pemimpin tersebut sebelumnya harus ‘tahu diri’ dan bercermin diri, apakah dirinya benar-benar mampu mengemban tugas dan memiliki kecakapan serta kepantasan menjadi seorang pemimpin. Hal tersebut belumlah cukup, seorang pemimpin memiliki tugas yang berat, bahkan dia akan dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan di hari akhir kelak. Seorang pemimpin bukanlah hasil dari sebuah perhitungan suara saja atau hasil sebuah musyawarah, melainkan dia harus terlebih dahulu memiliki hak yang diberikan baik oleh sebuah aturan, perundangan-undangan, bahkan hak dan ridho dari Allah SWT. Jelas, bahwa yang nantinya kemudian menjadi seorang pemimpin haruslah selalu berpegang teguh pada aturan, sistem, perundangan, mendengarkan suara alam dan lingkungannya serta tawakal dan patuh pada jalan yang sudah digariskan Tuhan. Tentunya hal ini menjadi harapan bagi kita semua, semoga dalam pesta demokrasi atau pemilu dan pilkada, akan menghasilkan sosok pemimpin yang diharapkan oleh lingkungannya dan tidak lagi kita dengar seorang pemimpin yang dihujat oleh masyarakat, tidak lagi diiringi bencana dan kemurkaan alam dan seisinya.

Tentang maman fathurochman

Berkomitmen untuk turut serta mewujudkan Pandeglang yang Bersih, Berbudaya, dan Berkesejahteraan, menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, serta senantiasa bersyukur dan berharap ridho Allah SWT.
Pos ini dipublikasikan di Pandangan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s