Banten ke Malaka

PicsArt_04-19-12.16.44

Catatan 4 hari di Malaysia

Sejarah memang bergerak, tidak diam. Selalu menarik setiap orang yang ingin berubah, atau mengikat orang-orang dalam satu ruangan yang seirama.

Nampaknya ini juga yang saya alami bersama Kang Maman Sekjend dan Kang Moggi pendiri Babad Banten dalam perjalanan 4 hari di Malaysia.

Pertama. Kami dipertemukan dengan kerabat-kerabat dari kerajaan di Malaysia yang memiliki komitemen untuk menjaga dan memajukan identitas Melayu (Nusantara) sebagai identitas Islam. Bagi Melayu Islam adalah jiwa lahir bathin. Bukan Melayu kalau bukan Islam. Prinsip ini nyaris sama apa yang dipegang oleh leluhur kita. Sunda (Banten) adalah Islam. Kalau murtad dari Islam bukan Sunda.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aktivitas, Analisis, Ulasan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Dongeng Babad Banten

PicsArt_04-05-10.17.09Dikutip dari Lembaga Keilmuan dan Kebudayaan  Babad Banten.

Babad Banten yang diceritakan ini adalah versi dongeng, dongeng para orang tua yang turun temurun diceritakan kepada anak cucunya, bukan versi ilmiah atau pendapat parah ahli sejarah yang dituliskan dalam buku melalui metodologi ilmiah dan akademis dan telah diterbitka di toko-toko buku. Hal ini merupakan motivasi Sahabat PAPAT untuk melakukan penelusuran tentang Kejayaan Kesultanan Banten dengan berbagai kisah yang akan dikemas secara menarik oleh para Pegiat Dakwah Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten (Babad Banten), baik dalam bentuk novel atau film animasi nantinya.

Banten adalah daerah yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, Kerajaan Banten yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Padjajaran yang kemudian diambil alih oleh Kerajaan yang kemudian disebut Kesultanan Cirebon.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Refleksi | Tag , , | Meninggalkan komentar

DULUR Aing…!!

PicsArt_04-03-10.45.06

Bahasa Politik Kekerabatan: Dulur Aing

Kosa kata politik bertambah lagi. Waktu aktif di dunia aktivis saya sering menggunakan kosa kata abang dan kakanda yang menandakan kedekatan dengan para senior. Ga penting baru kenal atau sudah kenal lama yang penting sok dekat dan sok akrab.

Begitu pula dengan senior agar memiliki pengaruh yang kuat ke yunior memiliki sikap yang hampir sama sok kenal dan sok dekat. Tak jarang sikap senior yang seperti itu agar memiliki tangan-tangan pengaruh ke dalam struktur kekuasaan dalam pemerintahan mahasiswa. Maklum zaman orba berkuasa mahasiswa menjadi momok yang serius yang harus di awasi secara penuh. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aktivitas, Pandangan, Ulasan | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Pernyataan Sikap BABAB BANTEN

babad-kesultanan-banten-20170201_115914

Pernyataan Sikap

BABAD BANTEN (KERABAT & SAHABAT KESULTANAN BANTEN)

MENGECAM DAN MENUNTUT AHOK MEMINTA MAAF KEPADA GURU BESAR BABAD BANTEN

Kami Keluarga Besar Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten setelah mengamati dan mencermati perkembangan yang saat ini terjadi terkait kasus Penistaan Agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada persidangan ke-8 kemarin, yang kami nilai TIDAK PANTAS, MELECEHKAN dan MENGHINA KEHORMATAN ULAMA dan sekaligus Guru Besar kami KH Makruf Amin, maka dengan ini kami mengambil sikap:

1. Menuntut Ahok untuk meminta maaf kepada KH. Ma’ruf Amin sebagai Ketua MUI, dimana beliau juga sebagai Guru Besar BABAD KESULTANAN BANTEN sekaligus Ulama Keturunan Sultan Banten dan Rois Am PBNU.

2. Kami  SANGAT TERSINGGUNG dengan hardikan Ahok terhadap KH. Ma’ruf Amin.

3. Kami  menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, kami tidak akan ikut campur dalam proses tersebut.

4. Meskipun sudah ada bantahan dan penjelasan dari Tim Pengacara maupun Tim Pemenangan Ahok-Djarot, kami tetap melayangkan PROTES KERAS.

Karena itu, BABAD KESULTANAN BANTEN menyerukan kepada seluruh Dzuriyyat, Sahabat, Kerabat dan Simpatisan Babad Banten untuk Bersatu menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi.

Banten, 1 Februari 2017

Hormat Kami,

Dewan Pimpinan Nasional

Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten

Ketua Umum – Tubagus Soleh

Sekretaris Jenderal – Maman Fathurochman

Dipublikasi di Ulasan | Meninggalkan komentar

Kesulthanan Banten

picsart_10-13-04-05-30

Setiap tanggal 1 Muharram selalu diperingati oleh umat Islam di seluruh dunia sebagai tahun baru Hijriyah, dan ini sekaligus mengingatkan umat Islam akan peristiwa besar, yaitu hijrahnya Nabi Muhammad SAW bersama sahabat-sahabatnya dari Makah ke Madinah 15 abad yang silam. Namun bagi masyarakat Banten peringatan 1 muharram 1438 hijriyah kali ini memiliki arti khusus yaitu memperingati pindahnya pusat pemerintahan Kesultanan Banten dari banten girang kedekat pelabuhan banten terjadi pada 1 Muharram 933 H atau bertepatan dengan 8 Oktober 1526 Masehi.

Sejarah mencatat bahwa dalam pemindahan pusat pemerintahan Banten ke pesisir tersebut, Sunan Gunung Jati menentukan posisi benteng, pasar dan alun-alun yang harus dibangun di dekat Kuala Sungai Banten yang kemudian diberi nama Surosowan. Tempat ini kemudian menjadi ibu kota Kerajaan Banten. Pemilihan Surosowan sebagai ibu kota Kesultanan Banten didasarkan atas pertimbangan karena daerah ini lebih mudah dikembangkan sebagai bandar perdagangan maritim. Pilihan ini ternyata membawa pengaruh terhadap perubahan politik dan perdagangan di Banten sehingga pada tahun 1552 Banten bukan sekedar pusat perniagaan saja, tetapi sekaligus menjadi kerajaan yang besar yang dipimpin oleh Sultan Maulana Hasanuddin.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Refleksi, Ulasan | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Lembaga Pemangku Adat Kesulthanan Banten

picsart_10-08-06-16-26

Lembaga Pemangku Adat Kesulthanan Banten secara resmi dikukuhkan pada tanggal 8 Oktober 2016 atau 1 Muharram 1438 H di Alun-Alun Masjid Agung Sulthan Maulana Hasanuddin Kawasan Kesulthanan Banten Kota Serang.

Acara mendapat apresiasi positif dari masyarakat sekitar dan para keluarga besar Banten, bukan hanya ribuan warga yang hadir pada acara tersebut, namun dihadiri pula oleh para Raja atau Sultan Nusantara dan juga Ulama internasional serta tokoh masyarakat Banten, Anggota DPD RI, Sekda Provinsi Banten serta berbagai perwakilan ormas, komunitas dan perkumpulan masyarakat.

Pengukuhan Lembaga Pemangkau Adat Kesulthanan Banten berdasarkan S.K. Kemenkumham nomor AHU 0072501.AH.01.07. Tahun 2016 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Lembaga Pemangku Adat Kesulthanan Banten pada tanggal 1 September 2016. Berdasarkan S.K. tersebut Lembaga Pemangku adat Kesulthanan Banten resmi dan sah secara hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri dan di kukuhan keberadaannya.

Adapun visi dan tujuan dari lembaga ini secara umum adalah pengembangan dan revitalisasi kawasan Kesulthanan Banten secara meyeluruh. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ulasan | Meninggalkan komentar

Paku Banten Indonesia

paku-banten-01“PAKU BANTEN INDONESIA PILAR DAN PEREKAT SENI BUDAYA NUSANTARA”

http://www.mediabhayangkara.co.id/2016/09/paku-banten-indonesia-pilar-dan-perekat-seni-budaya-nusantara/

Dipublikasi di Ulasan | Meninggalkan komentar